Suara.com - Kapolsek Cikarang Komisaris Sujono mengatakan terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat belum sebulan mengontrak di Rawa Lintah, Desa Mekar Mukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sujono mengatakan, pelaku yang menghabisi nyawa satu keluarga, yakni Diperum Nainggolan (38) Boru Ambarita (37), Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) ditangkap di rumah kontrakan.
"Pelaku mengontrak seorang diri. Belum sebulanan. Kita sudah periksa CCTV di kontrakan itu. Untungnya pemilik kontrakan kooperatif," katan Sujono, Kamis (15/11/2018).
Sujono menerangkan, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto beserta anggota sudah mendatangi lokasi sejak Rabu (14/11/2018) malam.
Di lokasi polisi menemukan mobil Nissan X-trail berwarna abu-abu berpelat B 1075 UOG milik Nainggolan. Mobil itu adalah mobil yang dibawa pelaku kabur dari rumah korban.
"Usai memarkir mobil, terduga pelaku kabur ke Garut dan tertangkap di sana," kata Sujono.
"Banyak juga bukti-bukti yang ditemukan di mobil itu. Yang bersangkutan bisa sebagai tersangka karena mengarah ke dia," sambungnya.
Sebelumnya Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota telah menangkap pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Jalan Bojong Nangka, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Pelakunya memang sudah ditangkap, saat ini ada di Polres," ujar Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari, Kamis (15/11/2018).
Baca Juga: Impor Barang Cina ke Indonesia Naik 27,87 Persen di Oktober 2018
Namun, Erna mengakui belum bisa mengungap identitas pelaku yang merenggut empat nyawa satu keluarga, yakni Diperum Nainggolan (38) Boru Ambarita (37), Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ditangkap di Garut
-
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Akhirnya Ditangkap
-
Kenangan 2 Anak Diperum Nainggolan Membekas di Ingatan Antiek
-
Pembunuhan Keluarga Gaban, Mobil Nissan X-Trail Ditemukan Kosong
-
Pembunuhan Satu Keluarga, Arya dan Sarah Dikenal Pintar
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!