Suara.com - Haris Simamora sempat membersihkan linggis dengan dipeperkan busa kasur milik keluarga Diperum Nainggolan alias Gaban. Bermodalkan linggis itu, Haris menghabisi nyawa Gaban dan istrinya, Maya Ambarita. Terkait prarekonstruksi yang digelar di Polda Metro Jaya, Haris diminta memperagakan adegan saat mengelap darah kedua korban yang mengalir di linggis tersebut.
"Tersangka HS dari kamar korban langsung menuju korban dan mengambil linggis menggunakan tangan kanan dan mengelap linggis tersebut dengan kasur busa di ruang televisi," ujar Kepala Unit I Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Malvino Edward saat pelaksanaan prarekonstruksi di Polda Metro Jaya, Senin (19/11/2018).
Setelah membersihkan linggis itu, pria berusia 23 tahun itu masuk ke dalam kamar korban untuk mengambil kunci mobil Nissan X-Trail. Tak lama, linggis itu langsung dibawa masuk ke dalam mobil yang sudah terparkir di depan rumah korban.
"Tersangka HS keluar lewat pintu samping dan menuju kendaraan korban yang di parkir di depan rumah Douglas," jelasnya.
Haris kemudian membukakan bagian kiri tengah mobil tersebut dan memasukkan barang milik korban dan linggis maut itu. Linggis tersebut kemudian ditaruh Haris di bawah kursi mobil.
"Tersangka HS membuka pintu bagian kiri tengah dan letakan linggis di bagian bawah kursi. Kemudian taruh tas biru dongker, ditaruh di kursi tengah setelah itu," papar Malvino.
Linggis yang menjadi senjata membunuh itu telah dibuang Haris ke Sungai Kalimalang. Sejauh ini, polisi juga belum berhasil menemukan linggis tersebut.
Terkait prarekonstruksi ini, Haris memperagakan sebanyak 35 adegan.
Berita Terkait
-
Usai Bantai Keluarga Gaban, Haris Sempat Diam Duduk di Sofa
-
Haris Bunuh Keluarga Gaban Nainggolan dalam 57 Babak
-
Disebut Sampah, Pemicu Haris Bunuh Gaban dan Istri Pakai Linggis
-
Haris Tusuk Tiga Kali Leher Gaban dan Istrinya Pakai Linggis
-
Di Mana Linggis Maut Haris Simamora untuk Habisi Keluarga Gaban?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH