Suara.com - Polisi menemukan alat isap sabu-sabu alias bong saat melakukan olah tempat kejadian perkara di indekos pemandu lagu bernama Ciktuti Iin Puspita. Wanita cantik itu dibunuh Yustian dan pacarnya bernama Nissa Regina (17), lalu mayatnya disimpan di dalam lemari baju indekos korban di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018).
"Kita temukan bong di lokasi kejadian (kamar kost korban)," ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).
Meski demikian, polisi belum bisa memastikan apakah bong itu merupakan milik korban atau dua pelaku. Sebab, polisi hingga kini masih mendalami keterangan Yustian dan pacarnya terkait penemuan bong tersebut
"Kita belum tahu ya, yang jelas memang kita temukan itu (bong). Kita akan periksa intensif para pelaku," jelasnya.
Sebelumnya, sejoli yang menjadi pelaku pembunuhan Iin Puspita sudah berada di Polres Metro Jakarta Selatan setelah diterbangkan dari Jambi. Keduanya tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung digelandang menuju Polres Metro Jaksel untuk diperiksa dalam kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Fakta Menyedihkan di Balik Pembunuhan Wanita Dalam Lemari
-
Terima Sejoli Pembunuh Iin Puspita, Polda Metro Lakukan Ini
-
Hari Ini Pasangan Pembunuh Wanita dalam Lemari Dibawa ke Jakarta
-
Pembunuh Iin Puspita Ngaku Sempat Pesta Ekstasi Bareng Korban
-
Iin Puspita Ternyata Dibunuh Rekannya Sesama Pemandu Lagu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin