Suara.com - Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukapil) Kabupaten Biak Numfor, Papua, kehabisan stok blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP. Tercatat, hingga November 2018 Disdukcapil Biak belum dapat mencetak permohonan permintaan e-KTP.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Biak Akab Sanadi mengatakan pihaknya sudah mengajukan blanko e-KTP kepada Kemendagri, tetapi hingga saat ini belum ada pengiriman ke Biak.
"Belum ada droping pengiriman ke Biak, saya minta warga bersabar menunggu droping blanko dokumen kependudkan elektronik," kata Sanadi seperti dilansir dari Antara, Senin (26/11/2018).
Sanadi menerangkan, stok blanko e-KTP yang dimiliki Disdukapil Kabupaten Biak Numfor sebanyak 2.000 eksamplar sudah habis tercetak untuk kebutuhan pelayanan permintaan e-KTP.
Ia menerangkan, menjelang Pemilu serentak 2018 lalu warga dari berbagai kampung di Kaupaten Biak Numfor mulai mengurus dokumen kependudukan e-KTP.
Sanadi menyebut, setiap hari permintaan layanan dokumen kependudukan dari di Disdukcapil Kabupaten Biak Numfor mencapai hingga seratusan warga dari berbagai kampung dan distrik.
"Untuk warga yang sudah merekam e-KTP akan diberikan surat keterangan sebagai penganti sementara kartu tanda penduduk,"ujar Sanadi.
Hingga saat ini aktivitas layanan di kantor Disdukcapil Biak yang terletak di Jalan Majapahit distrik Samofa masih ramai dan berjalan lancar meski stok blanko e-KTP habis.
Berdasarkan data jumlah wajib KTP elektronik di Kabupaten Biak Numfor hingga September 2018 tercatat sebanyak 100.732 jiwa. Namun yang sudah melakukan perekaman e-KTP baru 72.139 jiwa atau 71,61 persen.
Baca Juga: Kurir Pembawa 2 Karung Narkoba di Kapal Nelayan Jaringan Taiwan
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas