Suara.com - Ketua Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai kasus yang sedang menyeret dirinya tentang korupsi dana kemah pemuda Islam adalah bentuk penghinaan pada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dahnil merasa seperti sedang dikerjai.
Ditemui seusai membuka Muktamar ke-17 Pemuda Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dahnil mengatakan kegiatan itu melibatkan Presiden RI Joko Widodo. Pihaknya hanya difasilitasi untuk ngumpulkan para pemuda Muhammadiyah untuk mengikuti acara itu.
"Jadi kalau kepolisian mempermasalahkan kegiatan yang diinisiasi Menpora dan Presiden, untuk kepentingan Presiden, pihak kepolisian sudah menghina presiden," katanya, Senin (26/11/2018).
Dahnil menegaskan bahwa dirinya mewakili Muhammadiyah hanya membantu presiden dan ikut memastikan agar presiden tidak dituduh anti Islam.
"Kalau niat baik kami dikhianati atau dikriminalisasi, saya kira kepolisian sudah menghina presiden," tegas Dahnil. (HarianJogja.com)
Berita Terkait
-
Tim Jokowi - Ma'ruf Tangkis Tuduhan Jadi Kompor di Pilpres 2019
-
Jokowi Serahkan SK Perhutanan Sosial di Sumatera Selatan
-
Foto Tito Muncul Saat Jokowi Kukuhkan TKD, Ini Penjelasan Polisi
-
Fahri Hamzah Tuding Jokowi Sumbu 'Kompor' Utama di Pilpres 2019
-
TKN Jokowi Sebut Pemberitaan Metro TV Masih Proporsional
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga