Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi tengah mendalami dugaan pertemuan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basyir dengan tersangka mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI terkait kasus suap proyek PLTU Riau-1.
"Pertemuan yang kami identifikasi lebih lanjut ini adalah pertemuan yang terjadi di luar kantor PLN, di salah satu lokasi di Jakarta, di sana diduga ada Eni Saragih dan juga Dirut PLN," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).
Febri menyebut pertemuan tersebut didalami seusai merampungkan pemeriksaan terhadap Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT PLN I Made Suprateka, yang kekinian berstatus saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham.
"Kami mendalami sejauh mana pengetahuan dari saksi terkait hal tersebut. Tentu yang kami identifikasikan di sana dibicarakan terkait proyek PLTU Riau-1," ujar Febri.
Untuk diketahui, dalam beberapa persidangan, terdakwa bos Blackgold Johannes B Kotjo menyebut beberapa kali melakukan pertemuan pembahasan proyek bernilai USD 900 juta tersebut dengan Sofyan Basyir bersama dua tersangka PLTU Riau-1 lainnya, Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham.
Dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1, KPK baru menetapkan tiga orang tersangka yakni Bos Blackgold Johannes B Kotjo, Eni Saragih dan Idrus Marham.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh
-
Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri