Suara.com - Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak disebut telah mengembalikan uang sebesar Rp 2 miliar ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Uang tersebut berkaitan dengan kegiatan Kemah Pemuda Islam di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, pada 16-17 Desember 2017.
Pengembalian uang yang dilakukan Dahnil dibenarkan oleh Kuasa Hukum Majelis Hukum dan HAM Pengurus Pusat Muhamadiyah, Trisno Rahardjo.
“Sudah dikembalikan, saya lihat ada cek dan tandatangan basah dari Kemenpora sebagai bukti terima pengembalian," ujar Trisno Rahardjo saat memberikan keterangan pers di gedung Pusat Muhamadiyah, Kamis (29/11/2018).
Menurut Trisno, uang yang dikembalikan berasal dari uang organisasi Pemuda Muhamadiyah. Ia kemudian mengungkapkan proses pengembalian uang tersebut sebagai bentuk sikap Muhamadiyah atas perilaku pemerintah yang dianggap sudah mengecewakan.
“Sepertinya seperti itu, tapi saya tidak ingin menyatakan apa mereka kecewa, tapi ada keterkejutan dalam pelaporan ini seperti apa yang sudah dikerjakan Pemuda Muhamadiyah, padahal sudah beres (Kegiatan-red) tapi kok seperti ini," ungkapnya.
Selain itu Trisno juga menjelaskan proses pengembalian uang itu kepada Kemenpora sebagai bentuk harga diri Pemuda Muhamadiyah.
“Sebagai harga diri Pemuda Muhamadiyah karena sudah melakukan tugas dan fungsinya," kata Trisno.
Saat disinggung apakah pengembalian uang itu merupakan rasa takut Pemuda Muhamadiyah yang diduga melakukan tindakan korupsi, Trisno menegaskan tidak ada kata takut bagi Muhamadiyah ketika semua yang sudah digunakan maka haruslah dipertanggungjawabkan.
“Nggak takut, Muhamadiyah tidak ada rasa takut semua harus dipertanggungjawabkan, takut hanya kepada Allah," pungkasnya.
Baca Juga: Anies Siap Fasilitasi DPRD Untuk Selidiki Endapan Dana BUMD Rp 4,4 Triliun
seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi dana Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam yang berlokasi di pelataran Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, 16 sampai 17 Desember 2017 mencuat setelah polisi memeriksa Dahnil sebagai saksi.
Kepolisian mengusut kasus ini setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menduga ada potensi kerugian negara dari kegiatan Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam.
Kontributor : Abdus Somad
Berita Terkait
-
Korupsi Dana Kemah, Muhammadiyah Temukan Keanehan di LPJ Dahnil
-
Muhammadiyah Tangkis Tudingan Amien Rais Soal Haedar Nashir
-
Alasan Prabowo Batal Berceramah di Muktamar Pemuda Muhammadiyah
-
Amien Rais Sebut Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir Sudah Berpolitik Praktis
-
Cak Nanto Resmi Gantikan Dahnil Anzar Ketua Pemuda Muhammadiyah
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!