Suara.com - Warganet dihebohkan oleh video viral yang merekam sejumlah perempuan warga asing yang berpakaian seksi bersitegang dan sempat adu fisik dengan beberapa lelaki di sebuah toko di Bali.
Para perempuan itu disebut tepergok mencuri celana dalam di toko tersebut. Informasi tersebut viral di media-media sosial, setelah video keributan itu diunggah beberapa warganet.
Arif, salah satu warganet yang mengunggah video tersebut menyebutkan, peristiwa itu terjadi di salah satu toko di daerah Ubud, Kabupaten Gianyar Bali.
“Gerombolan bule ini mencuri celana dalam pada salah satu toko di Bali. Beruntung bule ini tidak diamuk massa,” tulis Arif sebagai keterangan video yang diunggah Minggu (2/12/2018) akhir pekan lalu.
Arif menuturkan, tak bisa membayangkan kalau pelaku pencuri celana dalam itu adalah warga lokal. Kemungkinan, kata dia, pencuri lokal tersebut menjadi korban amuk massa.
“Banyak wisatawan tidak berkualitas datang ke Bali, mereka kerap melakukan hal-hal buruk di Bali misal mengutil, membawa kendaraan roda dua tidak tertib berlalu lintas, tidak memakai helm, mengebut,” jelasnya.
Dalam video berdurasi 21 detik tersebut, tampak tiga perempuan bule bersitegang dengan sejumlah lelaki di dalam toko.
Ketiga perempuan bule itu memaksa untuk keluar pintu toko. Namun, mereka ditahan sejumlah lelaki yang salah satunya berpakaian seragam satpam.
Setelahnya, terekam pula ketiga perempuan itu terlibat aksi dorong dengan sejumlah lelaki. Bahkan, pakaian terusan berukuran pendek yang dikenakan salah satu perempuan sempat tersingkap karena memaksa keluar pintu.
Baca Juga: Atap Hotel Pesonna Semarang Jebol Diterjang Hujan Badai
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara