Suara.com - Atap bangunan ruang tunggu penumpang di Stasiun Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat rusak tersapu angin puting beliung yang terjadi pada Kamis (6/12/2018) kemarin.
Kepala Stasiun Batu Tulis, Joko S mengatakan, kerusakan yang terjadi yaitu pada genting yang terbang tersapu angin dan kayu kaso penyangga atap patah.
"Ya rusaknya hanya bagian atap di ruang tunggu penumpang saja," kata Joko di Bogor, Jumat (7/12/2018).
Meski mengalami kerusakan, pelayanan tiket dan perjalanan kereta api relasi Bogor-Sukabumi tidak terganggu. Hanya saja, untuk pelayanan tiket sementara menggunakan genset karena aliran listrik PLN masih mati.
"PLN masih mati, tapi kita pakai genset untuk pelayanan tiket. Jadi tidak terganggu," ujar dia.
Joko memprediksi kerusakan atap tersebut dapat segera teratasi dalam dua hari ke depan. Sehingga pelayanan penumpang kereta bisa kembali normal.
"Ini sudah mulai dikerjakan perbaikannya, ya mudah-mudahan cepat selesai," ujarnya lagi.
Seperti diketahui, angin puting beliung melanda sejumlah wilayah di Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (6/12/2018) kemarin. Sedikitnya ada 800 bangunan rumah warga rusak akibat tersapu angin kencang itu.
Selain itu, bencana tersebut juga mamakan korban jiwa bernama Enny Reno (45). Enny tewas lantaran mobil yang dikendarainya tertimpa pohon tumbang.
Baca Juga: Lagi, Agustinus Nekat Manjat, Kali ini Papan Penunjuk Jalan Sudirman
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?