Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan manargetkan Persija menang dalam pertandingan terakhir Liga 1 melawan Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.
Anies menyatakan tim kesayangan warga Jakarta itu sudah lama tidak meraih juara liga. Dalam perhitungan Anies, sudah 17 tahun Persija tanpa juara, ia berharap bisa mengakhiri musim kemarau Persija Jakarta.
“Targetnya kita memang,’’ kata Anies Baswedan di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (9/12/2018).
“Jadi penghenti kemarau17 tahun, kita sudah kemarau 17 tahun nggak pernah ada hujan, mudah-mudah sore ini menang membawa kebahagian Jakarta, kita sampaikan kita ingin kotanya maju dan kebahagian buat jakarta,” tambah Anies.
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah pasukan untuk menjaga pertandingan Persija kontra Mitra Kukar. Pertandingan terakhir Liga 1 itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Minggu (9/12/2018) sore.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menyebutkan 7.000 personel gabungan akan mengamankan pertandingan penentuan terakhir Liga I tersebut.
Awalnya, Polda Metro Jaya bersama pihak terkait lainnya mengerahkan 3.000 personel untuk mengamankan pertandingan penentuan juara bagi tim berjuluk 'Macan Kemayoran' itu.
Argo menyebutkan penambahan personel itu karena perkiraan jumlah pendukung Persija atau Jakmania akan membludak di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Pusat.
Aparat keamanan menetapkan empat ring pengamanan dengan melibatkan sejumlah personel. Kemudian menyiapkan rekayasa arus lalu lintas kendaraan. Argo mengimbau Jakmania dapat menjadi contoh penonton yang memiliki etika tinggi dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Update Pengalihan Lalu Lintas Selama Pertandingan Persija vs Mitra Kukar
Kontributor : Abdus Somad
Berita Terkait
-
Janji Jakmania : Kalau Juara, Saya Nyebur Kolam HI dan Bakal Rajin Salat
-
Update Pengalihan Lalu Lintas Selama Pertandingan Persija vs Mitra Kukar
-
Polisi dan Tentara Tambah 4.000 Pasukan Jaga Persija vs Mitra Kukar
-
Hari Penentuan Kampiun Liga 1, Siapa Paling Pantas?
-
Jelang Persija vs Mitra Kukar, Anies: Bi Idznillah, Kota Ini Mau Juara!
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak