Suara.com - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta Selatan memprediksi akan dikunjungi 180 ribu orang selama Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Ragunan pun akan dijaga 1.000 pasukan gabungan polisi dan tentara.
Plt Kepala UP TMR Jakarta Selatan, Sabdo Kurnianto mengatakan 1.000 personel gabungan disiapkan untuk mengawal pengunjung menikmati libur Natal dan tahun baru di kebun binatang terbesar yang ada di Jakarta itu.
"Kita sudah koordinasi dengan Polri, TNI dan Pemkot Jaksel untuk liburan Natal dan tahun baru. Ada 1.000 personel yang disiapkan, baik untuk pelayanan, pengamanan dan kebersihan," ujarnya, Kamis (20/12/2018).
Perhitungan liburan sudah dimulai pada 24 Desember mendatang, hingga 2 Januari 2019. Dari data tahun lalu, untuk libur Natal 100 ribu orang dan tahun baru mencapai 160 ribu orang.
"Prediksi tahun ini akan ada peningkatan. Kami targetkan puncak pengunjung pada libur Natal dan tahun baru kali ini mencapai 180 ribu orang," ucapnya.
Sementara untuk menampung kendaraan para pengunjung, pihak UP TMR akan membuka seluruh pintu parkir, Selatan, Utara, Barat dan Timur. Saat ini Taman Margasatwa Ragunan memiliki 2.160 ekor satwa. Untuk bisa masuk ke area TMR, para pengunjung membayar tiket dewasa Rp 4.000 dan anak Rp 3.000. Sementara tiket parkir untuk motor Rp 3.000, mobil Rp 6.000, bus sedang Rp 12.500, bus besar Rp 15.000 dan sepeda Rp 1.000.
"Kita siapkan parkiran itu bisa muat 20.000 kendaraan totalnya, baik motor, mobil maupun bus. Kalau masih tidak cukup, kita siapkan kantong parkir di dalam," tandasnya. (BeritaJakarta.id)
Berita Terkait
-
Jelang Natal Penjagaan Gereja di Surabaya Diperketat, Jalan Dibuat Searah
-
Jelang Natal, Densus 88 Bekuk 3 Terduga Teroris di Riau
-
Terungkap! Ternyata di Usia Segini, Anak-anak Setop Percaya Sinterklas
-
Tol Pandaan-Malang Dibuka Fungsional Jumat Hari Ini
-
Gubernur Papua Minta Jokowi Tarik Pasukan TNI dan Polri dari Nduga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK