Suara.com - Dua bus pariwisata terlibat insiden kecelakaan 'adu banteng', di sekitar selatan wisata Pantai Watudodol, Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Tepatnya di Jalan Raya Situbondo, Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.
Dari informasi, peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (26/12/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Kecelakaan ini melibatkan bus pariwisata Bali Radiance dengan nomor polisi DK 9238 FC dan Bus Tiara Mas EA 7304 A.
Mengutip laman Beritajatim.com, bus Bali Radiance melaju dari arah utara Situbondo menuju ke Bali. Sedangkan, Bus Tiara Mas dari arah selatan atau dari arah Bali. Kedua bus penuh penumpang itu terhenti lajunya lantaran kedua bagian depan bus saling bertabrakan. Kerasnya benturan membuat satu bus terguling.
Dikabarkan akibat kejadian ini menimbulkan sejumlah penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. Terlihat, beberapa korban tergencet body bus yang terguling.
Korban luka maupun meninggal dievakuasi ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas sempat macet hingga radius 2 kilometer dari dua arah.
Hingga kini, belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian. Meskipun, saat kejadian sejumlah anggota Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Banyuwangi bersama warga telah melakukan proses evakuasi.
Berita Terkait
-
Potensi Datangkan Turis, 3 Event Banyuwangi Masuk 100 CoE Nasional
-
Tertabrak Truk, Penyerang PSMP Mojokerto Krisna Adi Jalani Operasi Kepala
-
Jadi Destinasi Wisata, Banyuwangi Waspadai Peningkatan Kasus HIV
-
Sweeping Anak Demi Kejar Cakupan Imunisasi Difteri di Banyuwangi
-
Angka Kecelakaan di Jakarta Meningkat, Ini Rinciannya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?