Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menaruh harapan besar untuk Indonesia di tahun baru 2019. Salah satu yang diharapkan Sandiaga ialah Indonesia tetap utuh meskipun dihadapkan dengan pesta demokrasi terbesar, yakni Pemilihan Presiden 2019.
Sandiaga sangat menyadari tahun 2019 kental dengan nuansa politik karena adanya gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung secara serentak baik Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden pada 17 April 2019. Sandiaga berharap pesta demokrasi di Pemilu 2019 bisa membuat bangsa Indonesia menjadi satu kesatuan.
"Kita dilindungi dari bencana dan penuh kedamaian walaupun tahun politik, kita jangan pecah belah," kata Sandiaga di Masjid At Taqwa, Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Senin (31/12/2018).
Justru kata Sandiaga ajang pemilihan umum tersebut seharusnya bisa mempersatukan masyarakat agar perekonomian Indonesia lebih baik.
Menurut Sandiaga, fokus pemerintah Indonesia selanjutnya harusnya pada penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sehingga fokus tidak lagi pada pembangunan infrastruktur.
"Dan fokusnya sudah jangan lagi ke infrastruktur yang terlalu banyak membebani hutang, tapi lebih fokus ke manusia kita untuk menyediakan lapangan pekerjaan dan harga-harga yang stabil dan terjangkau," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga Habiskan Malam Pergantian Tahun Dengan Muhassabah di Masjid
-
Akhir Tahun 2018, Kubu Prabowo - Sandiaga Curhat soal Serangan Fitnah
-
Video Wudhu dari Gayung Viral, Sandiaga Uno: Manusia Pasti Banyak Salah
-
Capres - Cawapres Diusulkan Tes Baca Al-Quran, Sandiaga: Tak Masalah
-
Parpol Pendukung Belum Sumbang Dana Kampanye, Sandiaga: Biaya Pemilu Tinggi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN