Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan akan menyiapkan program pascamenikah pagi para peserta yang mengikuti acara nikah massal. Nantinya, para peserta akan didaftarkan menjadi keanggotaan program OK OCE.
Anies mengatakan, pembinaan terhadap para peserta setelah dibiayai menikah oleh Pemprov DKI merupakan suatu hal yang penting. Hal ini dilakukan untuk menjamin agar para peserta mampu memperbaiki kehidupannya setelah menikah.
"Kita akan coba siapkan bukan saja jumlahnya yang banyak tapi program pascapernikahannya. Mereka bisa diikutkan program pelatihan OK OCE," kata Anies di lokasi Nikah Massal di area Lapangan Parkir Thamrin 10, Jakarta Pusat, Senin (31/12/2018).
Melalui program OK OCE, Anies berharap para peserta nikah massal dapat memperbaiki kondisi perekonomiannya. Sehingga, para peserta mampu melahirkan generasi baru yang lebih baik lagi.
Selain mendaftarkan ke program OK OCE, para peserta juga akan diikutkan dalam kelas parenting. Anies berharap, para peserta dapat banyak mempelajari ilmu mendidik anak agar bisa menjadi orang tua yang baik.
"Untuk pelatihan parenting sehingga nanti mereka bisa menjadi orang tua yang lebih baik. Karena kita ingin mereka menjadi keluarga yang baik ya, perekonomian keluarganya baik," tutup Anies.
Untuk diketahui, ada sebanyak 557 pasangan pengantin diikutkan dalam acara Nikah dan Itsbat Massal yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta saat perayaan malam tahun baru 2019. Para pasangan pengantin juga mendapatkan mahar gratis sebesar Rp 500 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret