Suara.com - Artis Olla Ramlan rencananya diperiksa sebagai saksi dalam perkara kosmetik Derma Skin Care (DCS) palsu, oleh Penyidik Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (3/12/2018).
Namun hingga pukul15.00 WIB, Olla Ramlan belum tampak mendatangi kantor korps Bhayangkara tersebut.
Kasubdit Tipidter Ajun Komisaris Besar Rofiq Ripto Himawan mengatakan, yang bersangkutan hari ini belum mengkonfirmasi kehadiran, sehingga tidak tahu pasti kapan Olla Ramlan hadir.
"Sesuai jadwal OR (diperiksa hari ini). Namun belum ada konfirmasi kehadiran yang bersangkutan," ujar Rofiq seperti dilaporkan Beritajatim.com.
Biasanya, setiap pemanggilan tokoh publik, selalu ada konfirmasi kehadiran maupun ketidakhadiran yang disampaikan. Baik oleh pribadi maupun melalui tim manajemen atau pengacara artis tersebut.
Untuk diketahui, Olla Ramlan adalah satu dari tujuh artis wanita yang masuk daftar saksi kasus kosmetik ilegal dengan tersangka KIL, pemilik klinik kecantikan di Kediri. KIL juga selaku produsen kosmetik oplosan bermerek Derma Skin Care atau DSC Beauty.
Pada Desember 2018 lalu, dua artis endorse DSC Beauty sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik.
Keduanya sama-sama penyanyi dangdut asal Jawa Timur, yakni Nella Kharisma dan Via Vallen. Keduanya mengakui pernah jadi endorse DSC Beauty bikinan tersangka KIL, ketika diperiksa penyidik.
Selain Via, Nella, dan Olla, empat artis lainnya yang secara bergiliran akan diperiksa sebagai saksi ialah NR, MP, DK dan DJB.
Baca Juga: Begini Rumitnya Ubah Mars Jadi Tempat Layak Huni
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “Olla Ramlan Hari Ini Diperiksa Polda Jatim”
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik