Suara.com - Penyidik Polda Jawa Timur telah meningkatkan status hukum terkait dugaan pelanggaran yang menyebabkan amblesnya Jalan Raya Gubeng. Status kasus tersebut kini naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan.
Terkait status kasus ini, polisi berpeluang untuk menetapkan calon tersangka terkait insiden amblesnya jalan raya itu.
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menyebutkan para pihak yang kemungkinan menjadi tersangka di antaranya mulai dari bagian perencanaan hingga konsultan pengawas terkait proyek pembuatan sarana ritel dan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Siloam Surabaya.
"Penyidik sudah mulai mengarahkan kepada dugaan daripada pelaku ini yaitu dari perencana, dari pelaksana lapangan, dari pengawas lapangan, dan dari konsultan pengawas. Ini yang akan kami utamakan," kata Luki seperti dikutip Beritajatim.com, Kamis (27/12/2018).
Luki menyebutkan, alasan mendatangi lokasi amblesnya jalan itu untuk mencari bukti tambahan yang akan diteliti saat polisi menggelar perkara kasus tersebut.
"Hari ini saya sengaja datang ke sini membawa penyidik yang menangani kasus ini. Karena ini kami ingin meyakinkan lagi sekali lagi untuk melihat posisi-posisi barang bukti dan yang lain-lainnya dan melihat lokasi langsung," tandasnya.
Luki menambahkan, penyidik sudah mendapatkan bukti melalui pemeriksaan para ahli. Bukti itu nantinya akan dikaji dengan bukti tambahan lain yang ditemukan di lapangan.
"Di dalam proses penyidikan ini kami sudah mendapatkan masukan-masukan dari saksi para ahli, dari berbagai latar belakang begitu juga dokumen-dokumen dan dikuatkan lagi dengan barang bukti dan saksi-saksi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Nia Ramadhani dan Olla Ramlan Diperiksa Polisi Gara-gara Ini
-
Operasi Judi Online, Tujuh WNA Asal Cina Diamankan Polda Jatim
-
Polisi Jerat Lima Undang-Undang ke Tersangka Amblesnya Jalan Raya Gubeng
-
Endorse Kosmetik Palsu, Via Vallen: Kalau Bahaya, Enggak Mungkin Saya Pakai
-
Via Vallen Ubah Penampilan Kenakan Jilbab saat Diperiksa Polisi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Dimulai dari Pulomas, Lapangan Padel Bodong di Jakarta Mulai Disegel
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali