Suara.com - Manajer Humas Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ivan Valentino mengakui hingga kini parkir IRTI di lingkungan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat belum mengalami kenaikan tarif khusus bagi pegawai negeri sipil (PNS).
Hal itu disebabkan belum adanya surat keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan terkait kenaikan parkir IRTI di Monas.
Saat ini, parkir normal masih diberlakukan bagi seluruh pengendara yang memarkir kendaraannya di lapangan parkir IRTI. Para PNS pun masih mendapatkan subsidi parkir sebesar Rp 68.000.
"Belum ada kenaikan. SK-nya masih diproses," kata Ivan kepada Suara.com, Jumat (4/1/2019).
Ivan sendiri belum mengetahui kapan kenaikan tarif parkir akan diberlakukan dan subsidi parkir bagi para PNS akan dihapuskan. Hingga kini, pembahasan ketentuan mengenai pengaturan tarif parkir di IRTI masih terus dilakukan.
"Kan harus ada ketentuannya dulu. Makanya tadi saya bilang SK-nya dalam proses," ungkap Ivan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memastikan akan menghapus subsidi parkir bagi PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Penghapusan subsidi itu mulai diberlakukan pada 1 Januari 2019.
"Bagi pegawai Pemprov DKI tidak ada subsidi dalam bentuk parkir murah mulai 1 Januair 2019. Adanya subsidi dalam bentuk transportasi umum," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018) lalu.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan, rencananya, pemberlakuan kenaikan tarif parkir pertama di Ibu Kota akan dilakukan di Lapangan IRTI pada awal 2019. Hal ini dilakukan untuk mendorong pengendara beralih ke transportasi umum.
Baca Juga: Prabowo Akan Serang Jokowi Lewat Kasus Novel Baswedan di Debat Pilpres
"Fokus yang pertama ini kita menggunakan lapangan parkir IRTI, Januari 2019 harus terimplementasi. Jadi kita awali parkir di Lapangan IRTI," kata Sigit saat dihubungi, Rabu (5/12/2018) lalu.
Berita Terkait
-
Demi Rayakan Tahun Baru di Monas, Warga Rela Bangun Tenda
-
Malam Tahun Baru, 300 Petugas Dikerahkan Jaga Kebersihan Monas
-
Pemprov Gratiskan Layanan Masuk Tempat Wisata, Ini Kriterianya
-
Apes, Penyiar Radio Ini Harus Bayar Tarif Parkir Rp 1,2 Juta
-
Peringati Hari Bela Negara, Anies Bacakan Amanat dari Jokowi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!