Suara.com - Pemprov DKI Jakarta menggratiskan layanan masuk ke tempat wisata bagi warga Jakarta. Aturan itu tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 8 Tahun 2017 tentang layanan gratis masuk Taman Margasatwa Ragunan dan Tugu Monumen Nasional.
Dalam Pergub tersebut juga secara khusus menggratiskan masuk ke museum. Diantaranya Museum Seni Rupa, Museum Kebaharian Jakarta, dan Museum Kesejarahan Jakarta.
Kepala UPT Monas Munjirin membenarkan hal itu. Hanya saja pelayanan gratis tersebut hanya diperuntukkan masyarakat tertentu. Antara lain penyandang disabilitas, penduduk lanjut usia dan peserta didik penerima KJP.
Di samping itu, layanan gratis itu, kata Munjirin, hanya berlaku pada hari biasa.
"Layanan gratis itu tidak berlaku pada hari libur yakni Sabtu, Minggu, dan tanggal merah," ujar Munjirin saat dikonfirmasi, Sabtu (29/12/2018).
Munjirin menambahkan, layanan fasilitas gratis setiap hari akan diberikan jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menandatangani Pergub baru soal fasilitas gratis di setiap hari.
"Pergubnya kan sudah lama berjalan. Kalau weekend ada sesuai Pergub kita layani," tandasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta, Asiantoro mengatakan, dalam aturan tersebut untuk warga lansia yang dikhususkan yakni berusia 60 tahun ke atas.
"Untuk lansia 60 tahun ke atas, terus untuk pemegang KJP pelajar, satu lagi untuk para difabel. Itu untuk hari biasa gratisnya," ucap Asiantoro saat dihubungi wartawan Sabtu (29/12/2018).
Baca Juga: Bikin Geger, Marquez Kenakan Nomor 1 di MotoGP 2019, Pedrosa ke F1?
Berita Terkait
-
Peringati Harkitnas, Museum Kebangkitan Nasional Suguhkan Pameran Interaktif
-
Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek
-
Edukasi Pilah Sampah untuk Pelajar Disabilitas, Hadirkan Ruang Belajar yang Inklusif
-
Tanpa 'Woro-woro', Pramono Anung Pindahkan Pedagang Taman Puring demi Fasilitas Difabel
-
Menelusuri Jejak Perjuangan Buruh di Museum Marsinah
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku