Suara.com - Presiden Jokowi belum lama ini menyambangi Kota Madiun untuk menghadiri serangkaian acara di Kabupaten Ponorogo.
Saat perjalanan menuju lokasi, Jokowi memutuskan untuk terlebih dahulu salat maghrib di sebuah masjid daerah Madiun.
Kehadiran Jokowi membuat jamaah yang berada di sekitar masjid pun kaget. Usai melakukan salat maghrib, Jokowi pun rupanya sudah ditunggu oleh warga yang mengetahui keberadaan Jokowi.
Warga berkumpul untuk meminta berfoto bersama. Dari sekian warga yang meminta foto, ada seorang nenek-nenek mendatangi Jokowi lantas menggenggam tangan Jokowi.
Sambil menggenggam tangan Jokowi, nenek tersebut pun berkata agar Jokowi melanjutkan kepemimpinannya sebagai presiden.
"Lanjut nggih pak... Lanjut," kata nenek-nenek berkacamata sambil menggenggam tangan Jokowi.
Mendengar ucapan nenek tersebut, Jokowi pun langsung membalasnya.
"Nggih maturnuwun (iya, terima kasih)," balas Jokowi.
Seperti diketahui, Jokowi akan kembali maju di perhelatan Pemilihan Presiden pada 17 April 2019 nanti.
Berpasangan dengan KH Maruf Amin, Jokowi akan kembali bersaing merebut jabatan RI-1 melawan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?