Suara.com - Lalu lintas kereta api jalur Bekasi menuju Jakarta Kota, Kamis (10/1/2019) mengalami gangguan. Sejumlah kereta baik KRL maupun kereta jarak jauh tertahan di sejumlah stasiun di Bekasi. Hal ini akibat ada insiden truk pengangkut alat berat di pintu perlintasan antara Stasiun Tambun - Bekasi.
"Hingga saat ini proses evakuasi truk di pintu perlintasan antara Stasiun Tambun-Bekasi masih dalam penanganan unit terkait, imbas perjalanan KA terdapat pergantian jalur keluar/masuk stasiun," tulis akun Twitter Info Commuter Line, Kamis pagi.
Kondisi ini menyebabkan, para calon penumpang yang rata-rata para pekerja di Jakarta kecewa. Sebab, mereka sudah menunggu kereta sejak jadwal KRL pertama yakni pukul 05.00 WIB.
"Ada yang nunggu dari jam 5 pagi sampai sekarang kereta masih tertahan. Ini jadwal KRL yang pertama di Tambun juga belum jalan," ujar Ulfa, salah seorang calon penumpang di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi.
Akibat kondisi itu, sejumlah calon penumpang yang akan menuju Jakarta menumpuk di Stasiun Tambun. Mereka yang tidak tahan memilih menggunakan moda lain seperti bus. Namun tak sedikit pula yang memilih pulang kembali ke rumah.
"Sudah jam 8 gini, mending pulang saja, mau sampai jam berapa nanti di kantor, sudah siang begini kereta tak juga jalan," keluh Andi, salah seorang penumpang di Stasiun Tambun.
Berita Terkait
-
Polisi: Tidak Ada Bahan Peledak dalam Tas Hitam di Pagar Rumah Ketua KPK
-
Ini Isi Tas Hitam Diduga Bom di Pagar Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo
-
Kondisi Terkini Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo Usai Diteror Bom
-
4 Stasiun MRT Paling Angker, Dihuni Hantu tanpa Kepala sampai Pocong
-
Tak Cuma Aher, KPK Juga Panggil Dirjen Otda Kemendagri Soni Sumarsono
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK