Suara.com - Siswi SMK di Bogor yang tewas ditikam, Adriana Yubelia Noven (18) dimakamkan (10/1/2019) pukul 12.20 WIB. Ratusan orang turut mengantarkan jenazah Noven ke pemakaman di Cimuncang, Kota Bandung.
Tangisan ibunda Noven pecah seiring mengantar jenazah anaknya ke pemakaman. Selain itu, tampak keluarga dan kerabat pun terlihat menangis.
Ibunda Noven sambil memeluk bingkai foto wajah anaknya itu terus menangis di pinggir makam putri sulungnya itu. Ayah Noven, Yohanes Bosco Wijanarko mengatakan, ia merasa sangat kehilangan putrinya itu.
Selain itu, ayah Noven juga berharap polisi segera mengungkap kasus pembunuhan yang menghilangkan nyawa anaknya itu dan pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya.
"Ya kalau harapan dari keluarga, semoga pelaku bisa segera ditangkap," kata Yohanes, Kamis (10/1/2019).
Selain itu, salah seorang teman Noven mengatakan, ia mengaku merasa sangat kehilangan sosok Noven yang disebutnya sebagai teman yang baik.
"Sedih banget, semoga pelakunya segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya," kata salah seorang teman Noven yang tak mau disebutkan namanya.
Kontributor : Hendri Barnabas
Baca Juga: Temui Keluarga Siswi SMK Korban Pembunuhan, Bima Arya: Ini Sangat Biadap
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas
-
Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras
-
Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik
-
Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
-
Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY
-
BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara
-
Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi
-
STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta
-
Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026