Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyerahkan soal debat sesi pertama capres-cawapres di Pemilu 2019 pada hari ini.
Sebanyak 20 soal debat akan diserahkan kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga Uno.
Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi menuturkan 20 soal pertanyaan tersebut merupakan formulasi final dari hasil pembahasan bersama enam orang panelis debat sesi pertama.
Adapun, kata Pramono rencananya soal tersebut akan diserahkan kepada masing-masing tim kampanye paslon pada hari ini.
"Sudah kami rapikan hari ini, seharusnya sudah kami sampaikan kepada tim sukses masing-masing hari ini," kata Pramono di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019).
Pramono menjelaskan, 20 soal pertanyaan debat yang diserahkan semata-mata sebagai bentuk kisi-kisi bagi kedua paslon Capres dan Cawapres.
Adapun, Pramono mengatakan, 20 soal pertanyaan tersebut bukanlah berbetuk soal pilihan ganda atau memuat pertanyaan dengan jawaban yang bersifat hafalan.
"Daftar pertanyaan yang bukan sama sekali multiple choice dan juga bukan menuntut hafalan. Ini sama sekali bukan lomba pidato. Tapi memang ingin menggali visi misi para pemimpin Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden ke depan," pungkasnya.
Untuk diketahui, sesi debat pertama Capres dan Cawapres akan berlangsung pada 17 Januari 2019 mendatang di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Akui Tarifnya Jauh Lebih Murah dari Vanessa Angel
Debat Capres dan Cawapres sesi pertama akan membahas tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme ini akan disiarkan oleh empat stasiun televisi yakni TVRI, Kompas TV, RRI, dan RTV.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah