Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin memberi penilaian terhadap tim sukses kubu Prabowo - Sandiaga. Menurut TKN Jokowi, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga dinilai kurang solid.
Ketua Umum PPP sekaligus Anggota Dewan Penasehat TKN Jokowi, Muhammad Romahurmuzy menuturkan, hal itu dinilai dari rendahnya kinerja timses Prabowo - Sandiaga di lapangan.
"Sejauh ini saya melihat berdasarkan laporan pasukan PPP di lapangan gerakan-gerakan lapangan untuk mendukung paslon 02 masih sangat minim," kata Romahurmuzy saat ditemui dalam acara HUT PDIP ke 46 dan Rakornas di Jiexpo Kemayoran.
Menurut Romahurmuzy, kondisi tersebut berbeda dengan TKN Jokowi yang dinilai solid dalam mempromosikan visi misi Jokowi - Maruf Amin di muka umum.
"Terutama dari partai-partai selain Gerindra, sehingga memang kita melihat ada masalah solidaritas di sana karena insentif elektoral untuk memenangkan Pak Probowo di sana agak kurang," jelasnya.
Dari kekompakan yang dijalin antara partai pengusung Jokowi - Maruf Amin, kehadiran paslon satu ini jadi lebih terasa di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya elektabilitas Jokowi - Maruf Amin.
"Sementara disini solidaritasnya lebih bisa terlihat, terpotret dari survei-survei yang dilakukan bahwa dukungan partai-partai pendukung Pak Jokowi semakin naik," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan