Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin memberi penilaian terhadap tim sukses kubu Prabowo - Sandiaga. Menurut TKN Jokowi, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga dinilai kurang solid.
Ketua Umum PPP sekaligus Anggota Dewan Penasehat TKN Jokowi, Muhammad Romahurmuzy menuturkan, hal itu dinilai dari rendahnya kinerja timses Prabowo - Sandiaga di lapangan.
"Sejauh ini saya melihat berdasarkan laporan pasukan PPP di lapangan gerakan-gerakan lapangan untuk mendukung paslon 02 masih sangat minim," kata Romahurmuzy saat ditemui dalam acara HUT PDIP ke 46 dan Rakornas di Jiexpo Kemayoran.
Menurut Romahurmuzy, kondisi tersebut berbeda dengan TKN Jokowi yang dinilai solid dalam mempromosikan visi misi Jokowi - Maruf Amin di muka umum.
"Terutama dari partai-partai selain Gerindra, sehingga memang kita melihat ada masalah solidaritas di sana karena insentif elektoral untuk memenangkan Pak Probowo di sana agak kurang," jelasnya.
Dari kekompakan yang dijalin antara partai pengusung Jokowi - Maruf Amin, kehadiran paslon satu ini jadi lebih terasa di tengah masyarakat. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya elektabilitas Jokowi - Maruf Amin.
"Sementara disini solidaritasnya lebih bisa terlihat, terpotret dari survei-survei yang dilakukan bahwa dukungan partai-partai pendukung Pak Jokowi semakin naik," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan