Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menuding Presiden Jokowi berpura-pura hidup sederhana, padahal kehidupannya seperti raja.
Amien menurutkan, kecurigaannya timbul sejak Jokowi menggunakan kereta kencana dari Bundaran HI menuju Istana Kepresidenan saat pelantikan sebagai presiden pada 20 Oktober 2014.
"Naik kereta kencana dari bundaran HI, kemudian sampai ke Istana menyalami puluhan ribu orang seolah-olah 'I'm the new king of Indonesia'," ujarnya.
Amien juga menyoroti kala Jokowi menikahkan putri semata wayangnya Kahiyang Ayu, dengan Bobby Nasution pada 8 November 2018.
Saat itu, Jokowi menggelar pesta pernikahan bagi anak perempuan satu-satunya tiga hari tiga malam di daerah kelahiran Bobby yakni Medan, Sumatera Utara.
Menurut Amien, pesta pernikahan itu tidak bisa mewakilkan sosok Jokowi yang hidup sederhana. Malahan Amien menyebut Jokowi hanya bersandiwara.
"Pesta tiga hari tiga malam di Medan. 20 kuda poni 20 kusir dan kru, kemudian sekian perangkat-perangkat itu dari Solo dibawa ke Medan," tuturnya.
"Jadi kita ini disuruh mengiyakan dia hidup sederhana, tapi itu bagaimana tiga hari tiga malam pesta? Berapa miliar itu? Enggak sederhana.”
Baca Juga: Ade Armando Klaim Pegang Bukti Chat Mesum Eks Petinggi BPJS ke Amel
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!