Suara.com - Calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi - Maruf Amin mengandalkan beragam prestasi yang sudah tercapai selama 4 tahun lebih menjabat Presiden Republik Indonesia sebagai kekuatan mereka dalam debat capres - cawapres pemilu presiden 2019.
Direktur Program dan Kampanye Tim Kampanye Nasional Jokowi - Maruf Amin, Aria Bima mengatakan Jokowi sebagai calon petahana tentu akan memaparkan berbagai capaiannya selama menjabat Presiden RI sejak 2014.
"Sebagai incumben, Pak Jokowi akan menyampaikan beberapa hal yang terkait visi - misi yang tentunya tidak lepas dari visi - misi 2014 - 2019 tentang kebijakan programnya sesuatu yang akan dikerjakan ke depan, tapi juga akan menyampaikan capaian2 sebagai pondasi untuk periode 2019-2024," kata Aria Bima di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).
Aria juga menegaskan pasangan Jokowi - Maruf Amin siap memaparkan visi, misi, dan program hingga menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul saat debat.
"Kami optimistis keduanya bisa menarasikan yang nantinya akan mencerminkan visi-misi dan program yang sudah dan akan dilakukan ke depan oleh Pak Jokowi dan Pak Kyai Maruf Amin," jelas Aria Bima.
Pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin dan pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno akan mengikuti debat pertama di Bidakara Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019) pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan informasi protokoler KPU RI, beberapa nama tokoh yang sudah mengonfirmasi hadir antara lain Ketua Komisi II Zainudin Amali, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Kapolri Jend Pol Tito Karnavian, Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Wapres RI Hamzah Haz, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, mantan Wapres RI Tri Sutrisno, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, serta lima orang panelis Bagir Manan, Ahmad Taufan Damanik, Bivitri Susanti, Hikmahanto Juwana, Margarito Kamis.
Seluruh tokoh itu direncanakan duduk di kursi hitam bagian depan (dibelakang moderator), secara berurutan sesuai nama yang dituliskan tersebut.
Panelis dalam debat tersebut berjumlah enam orang yaitu Prof Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof Bagir Manan (Mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (Ahli Tata Negara), Margarito Kamis (Ahli Tata Negara), dan Agus Rahardjo (Ketua KPK).
Baca Juga: Like Status Jokowi dan Prabowo, 2 Kepala Dinas di Tangsel Diperiksa Bawaslu
Debat pertama mengusung tema soal hukum, hak asasi manusia (HAM), tindak pidana korupsi, dan tindak pidana terorisme. Moderator debat adalah Ira Koesno dan Imam Priyono.
Tag
Berita Terkait
-
Intip Aktivitas Maruf Amin Sebelum Debat Capres - Cawapres
-
Lokasi Nonton Bareng Debat Capres - Cawapres Kubu Jokowi - Ma'ruf Amin
-
Lokasi Nonton Bareng Debat Capres - Cawapres Kubu Prabowo - Sandiaga
-
Massa Pendukung Capres - Cawapres Jangan Datang ke Lokasi Debat
-
Awas Macet, Ini Pengalihan Lalu Lintas saat Debat Capres - Cawapres
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis