Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dipastikan tidak akan menghadiri sesi debat capres - cawapres. SBY memilih untuk menyaksikan debat itu dari kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengungkapkan bahwa SBY tidak memiliki jadwal untuk hadir ke lokasi debat berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta serta jadwal bertemu dengan Prabowo di kediaman Prabowo sebelum debat capres - cawapres. SBY lebih memilih menyaksikan pertarungan itu melalui siaran langsung televisi.
"Beliau akan ada dikediaman menyaksikan dari televisi saja siaran langsungnya debatnya nanti seperti apa jadi pak SBY dipastikan tidak hadir di ruang debat maupun di Kertanegara untuk bertemu pak Prabowo,“ kata Ferdinand di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2019).
Padahal SBY telah mendapatkan undangan untuk hadir dalam acara debat sesi pertama tersebut sebagai Presiden ke-6 RI juga sebagai bagian dari timses Prabowo - Sandiaga. Namun Ferdinand mengatakan kalau kehadiran SBY tidak terlalu diperlukan dalam acara debat tersebut. Kemungkinan SBY akan hadir dalam sesi debat berikutnya.
"Untuk saat ini beliau merasa tidak perlu hadir di sana biar kesempatan juga untuk yang hadir di dalam bisa diwakili oleh yang lain-lain," ujarnya.
Sebagai gantinya, sejumlah petinggi partai Demokrat dijadwalkan akan menghadiri acara sesi debat pertama yang bertemakan Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme itu.
Ferdinand mengungkapkan kalau putera sulung SBY yang juga menjabat sebagai Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dijadwalkan hadir menyaksikan Prabowo - Sandiaga berdebat dengan lawannya secara langsung.
Selain itu, ada juga Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan dan petinggi partai Demokrat lainnya yang juga akan hadir bersama AHY.
Baca Juga: Jelang Debat, Jokowi: Sifat Keras, Picik Akan Dikalahkan dengan Sikap Bijak
Pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo - Maruf Amin dan pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno akan mengikuti debat pertama di Bidakara Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019) pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan informasi protokoler KPU RI, beberapa nama tokoh yang sudah mengonfirmasi hadir antara lain Ketua Komisi II Zainudin Amali, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Kapolri Jend Pol Tito Karnavian, Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Wapres RI Hamzah Haz, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, mantan Wapres RI Tri Sutrisno, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, serta lima orang panelis Bagir Manan, Ahmad Taufan Damanik, Bivitri Susanti, Hikmahanto Juwana, Margarito Kamis.
Seluruh tokoh itu direncanakan duduk di kursi hitam bagian depan (dibelakang moderator), secara berurutan sesuai nama yang dituliskan tersebut.
Debat pertama mengusung tema soal hukum, hak asasi manusia (HAM), tindak pidana korupsi, dan tindak pidana terorisme. Moderator debat adalah Ira Koesno dan Imam Priyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura