Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kecewa, lantaran pemberian kisi-kisi pertanyaan oleh KPU kepada dua pasangan peserta Pilpre 2019 untuk berdebat, justru dijadikan contekan.
Akibat kisi-kisi KPU sepekan sebelum debat, Fahri menilai Jokowi – Maruf Amin maupun Prabowo Subianto – Sandiaga Uno tampak disibukkan mencontek jawaban yang telah dirancang.
Fahri menegaskan, kalau membawa contekan saat debat itu haram hukumnya. Menurutnya, sebuah debat tidak bisa dibenarkan sambil membawa contekan.
"Haram hukumnya membawa contekan. Ini kan enggak benar. Haramkan itu," kata Fahri di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Jumat (18/1/2019).
Selain itu, dengan adanya kisi-kisi yang diberikan KPU, malah menghilangkan esensi debat. Seharusnya capres - cawapres dapat melemparkan berbagai argumentasi di luar kepala, agar masyarakat menilai mana yang lebih berkompetensi menjawab berbagai permasalahan bangsa, bukannya malah terus mencontek.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!