Suara.com - Seorang hakim berinisial Y yang kedapatan mabuk bersama dua perempuan di rumah dinas mendadak tak masuk kerja beberapa hari setelah dipindahtugaskan dari Pengadilan Negeri (PN) Menggala, Tulang Bawang ke Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.
Kepala Humas Pengadilan Tinggi (PT) Tanjung Karang di Bandar Lampung, Jessaya Tarigan menjelaskan, alasan Y tak berkantor karena sedang sakit. Hingga hari ini, hakim Y belum bekerja di tempat barunya.
"Hari ini Y belum masuk, dia izin karena saat ini sedang sakit," ujar Humas Pengadilan Tinggi (PT) Jesayas, kepada Saibumi.com--jaringan Suara.com melalui sambungan telepon.
Namun, Jesayas tak menerangkan sakit apa mengakibatkan Y sampai tak masuk kerja.
"Kalau soal dia (Y) menderita sakit apa, saya juga kurang paham dan berapa harinya dia izin saya kurang tahu," kilahnya.
Menurut Jesayas, hakim Y akan ditempatkan pada bagian administrasi di PT Tanjungkarang.
"Ya, nanti kalau dia sudah masuk dan berdinas tentunya akan ditempatkan di bagian administrasi," terang dia.
Terkait adanya tindakan asusila itu, kata Jesayas, Badan Pengawas (Bawas) Mahmakah Agung masih melakukan penyelidikan. Jesayas tak bisa menerangkan perkembangan dari penyelidikan tersebut karena merupakan kewenangan MA.
"Saat ini, memang hari ini terakhir Bawas melakukan penyelidikan. Tapi kami tidak tahu hasilnya seperti apa, karena hasil penyelidikan tidak akan disampaikan ke kami, hasilnya ada di MA," katanya.
Baca Juga: Merinding, Kamar Ayu Ting Ting Ditunggui Makhluk Tak Kasat Mata
Begitupun hasil tes urine yang dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Lakesda) Lampung terhadap hakim Y. Menurut jesayas, hasil tes urine itu juga tidak bisa disampaikan.
"Hasilnya masih ditunggu. Tapi meski sudah (ada hasil) tidak bisa disampaikan, karena itu bagian dari penyelidikan," ujar Jesayas.
Sumber: Saibumi.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba