Suara.com - Puput Nastiti Devi rela melepas karier sebagai polisi wanita Polri yang berpangkat Bripda, demi menikah dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Padahal, Puput tercatat baru 2 tahun menjadi anggota Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menceritakan, karier Puput di Polri berawal setelah lulus dari Sekolah Polisi Wanita (Sespolwan) pada 2016.
"Dia (Puput) awalnya masuk dari Sespolwan angkatan 2016," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (25/12/2019).
Setelah lulus, dara berusia 21 tahun itu menjadi bintara dengan penempatan tugas di Polda Metro Jaya.
Tahun 2017, Puput mengikuti ujian seleksi ADC (aide de camp) atau ajudan pribadi. Ia kemudian ditugaskan untuk mengawal istri Gubernur DKI Veronica Tan yang saat itu masih menjadi istri Ahok.
Setelah masa jabatan Ahok sebagai gubernur habis, Puput melanjutkan pekerjaan sebagai anggota satuan kerja di Bauryan (Bintara Urusan Pelayanan) di Bidang Pelayanan Markas (Yanma), hingga akhirnya pada awal 2019 ia mengundurkan diri dari Polri.
Permohonan pengunduran diri Puput sudah disetujui lewat penerbitan Surat Keputusan No 26/I/2019 tertanggal 9 Januari 2019.
Polri menyatakan sudah tidak berhak mencampuri kabar rencana pernikahan Ahok dan Puput, karena sudah tidak terikat dengan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Perubahan Perkap Nomor 9 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pengajuan Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk bagi anggota maupun PNS.
Baca Juga: Jokowi Ikut Pemasangan Listrik Gratis ke Rumah Warga Miskin Bekasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM