- Polisi menangkap dua pelaku pemukulan terhadap Waketum PSI, Ronald Aristone Sinaga, di Mapolsek Metro Menteng, Jakarta.
- Insiden kekerasan terjadi saat Ronald mengadvokasi pembayaran gaji karyawan di kantor Michael Putra Dan Partners, Senin (4/4).
- Pihak kepolisian tengah mendalami motif kelompok tak dikenal yang melakukan intimidasi hingga menyebabkan terjadinya aksi pemukulan tersebut.
Suara.com - Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut kasus kekerasan yang menimpa Wakil Ketua Umum (Waketum) PSI, Ronald Aristone Sinaga, atau yang akrab disapa Bro Ron.
Dua orang terduga pelaku pemukulan kini telah diringkus dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Metro Menteng.
Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Langkah ini diambil setelah pihak korban resmi melayangkan laporan atas insiden yang dialaminya.
"Terduga pelaku dua orang sudah kami amankan di Polsek Menteng untuk di proses lebih lanjut," tegas Braiel kepada awak media di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Peristiwa pemukulan ini terjadi pada Senin (4/5) sore sekitar pukul 16.22 WIB.
Saat itu, Bro Ron hadir bukan tanpa alasan. Ia tengah mendampingi 15 karyawan PT Sinergi Karya Sejahtera untuk melakukan audiensi ke kantor Michael Putra Dan Partners.
Kedatangan mereka bertujuan menuntut hak para karyawan terkait gaji yang belum dibayarkan.
Namun, audiensi tersebut menemui jalan buntu karena sosok Michael yang dituju tidak berada di lokasi. Menghindari keributan di area kantor, Polsek Metro Menteng sebenarnya sudah berinisiatif memindahkan proses mediasi ke kantor Polsek.
Situasi Memanas Akibat Intervensi Kelompok Tak Dikenal
Baca Juga: 'Dilepeh' Gerindra, PSI Beri Kode Tolak Budi Arie Gabung: Tidak Ada Tempat Bagi Pengkhianat Jokowi
Awalnya, proses dialog di lokasi berjalan aman dengan pengawalan petugas. Namun, situasi mendadak berubah mencekam ketika sekelompok orang tak dikenal muncul dan mulai melakukan intimidasi serta menghalangi proses audiensi.
"Akibat dari perbuatan sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai dengan akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," ungkap Braiel.
Pasca-kejadian, polisi langsung bergerak mendampingi korban untuk melakukan langkah hukum dan medis.
"Pak Ronald sudah membuat laporan Polisi dan sudah kami antarkan untuk di visum serta diminta keterangan, termasuk saksi," pungkas Kapolsek.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik kehadiran kelompok tak dikenal tersebut dan peran kedua pelaku dalam aksi kekerasan tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi