Suara.com - Warga eks penghuni lokalisasi Desa Gedang Sewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dikejutkan oleh perempuan yang meninggal dalam kamarnya.
Diketahui, korban bernama Dwi Aura (25) asal Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Ia ditemukan tewas di kamar dalam kondisi hanya memakai pakaian dalam, pada hari Kamis (24/1).
Aura diketahui meninggal pada Kamis malam sekitar pukul 23.30 WIB, oleh salah satu warga setempat.
Kemudian, penemuan itu dilaporkan kepada Pandu Dewo Titiko (38) Kepala Dusun Parerejo, Desa Gedangsewu, dan diteruskan kepada Polsek Pare.
Kapolsek Pare Ajun Komisaris Mustakim mengatakan, Aura diketahui mengalami depresi menurut keterangan sejumlah saksi.
"Dari keterangan para saksi, perempuan tersebut mengalami depresi sehabis melahirkan, karena ditinggal oleh pacarnya,“ terang Ajun Komisariss Mustakim seperti diberitakan Suarajatimpost—jaringan Suara.com, Sabtu (26/1/2019).
Ia mengatakan, sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban mengurung diri di dalam kamar.
“Korban sempat mengurung diri di dalam kamarnya selama dua hari, dikarenakan depresi ditinggal pacarnya. Dia juga mempunyai sakit jantung dan akhirnya meninggal.”
Berita ini kali pertama diterbitkan Suarajatimpost.com dengan judul “Diduga Terserang Jantung, Penghuni Eks Lokalisasi Ditemukan Meninggal”
Baca Juga: Sneakers Terbaru Converse Ini Cocok untuk Kado Valentinemu
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana