Suara.com - Dana sumbangan kampanye yang diterima Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno meningkat, seusai melakoni debat perdana Pilpres 2019 17 Januari. Sumbangan yang diterima pascadebat mencapai Rp 246 juta.
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga, Satrio Dimas menjelaskan bahwa terlihat adanya peningkatan penerimaan sumbangan yang berasal dari kalangan masyarakat.
Sesuai ketentuan KPU, sumbangan itu dikategorikan sebagai sumbangan pihak lain alias SPL.
SPL dari perorangan yang diterima Prabowo – Sandiaga berjumlah p 74 juta selama Januari. Angka itu menunjukan adanya penurunan penerimaan dari bulan Desember 2018 sebesar Rp 108 juta.
Akan tetapi, kenaikan justru terjadi pada SPL kelompok masyarakat. Pada Januari 2019, Prabowo - Sandiaga menerima sebesar Rp 171 juta. Sedangkan sebulan sebelumnya, mereka menerima Rp 35 juta.
"Ini artinya, seusai debat, Prabowo – Sandiaga mendapat bantuan dana dari masyrakat Rp 246 juta,” kata Dimas di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).
Hal tersebut diamini oleh Sandiaga. "Rekor pecah saat kami kunjungan ke makassar, di mana kami menerima dari para dokter, relawan penggerak kesehatan, layanan kesehatan. Total sekarang ditabulasi mendekati Rp 100 juta.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Sampah Menggunung Halangi Jalan ke SDN Kedaung Kali Angke, Pramono Singgung Pola Serupa Kramat Jati
-
Kenakan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol, Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejagung untuk Diperiksa
-
Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet
-
Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop
-
Singapura Siapkan Cara Khusus Matikan Mitchell Baker, John Herdman Harus Putar Otak
-
Keistimewaan Eks Jampidsus Febrie: Dari Tak Pakai Rompi Tahanan hingga Masih Digaji Negara
-
Manga The Prince of Tennis Tamat, Bab ke-477 Tutup Perjalanan 27 Tahun
-
WhatsApp Rilis Fitur '@semua' dan Polling Pintar, Solusi Akhir Drama Chat Grup yang Berisik!
-
Begini Arah Bisnis PT Pos Setelah Terbukti Poles Laporan Keuangan
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung