Suara.com - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) ikut bersuara terkait wacana sepeda motor masuk jalan tol. Menurut Jasa Marga, harus ada tambahan investasi untuk membangun jalur khusus sepeda motor di jalan tol.
Direktur Utama Jasa Marga, Desi Aryani menerangkan, jalur khusus sepeda motor hanya bisa dibangun dalam pembangunan jalan tol baru. Sehingga, perlu tambahan investasi untuk membangun jalan khusus sepeda motor.
"Kalau dari sisi kami kan tentunya ada investasi baru, bagaimana terus dampaknya kalau ada investasi baru, kan perubahan BPJT dan seterusnya, bagaimana pemerintah," ujar Desy saat ditemui di Hotel Pullman Jakarta Pusat, Jumat (1/2/2019).
Selain itu, Desy juga meminta adanya kelayakan bisnis terkait pembangunan jalur khusus sepeda motor. Pasalnya, harus ada pengembalian dari investasi yang telah dikeluarkan.
"Misalnya ada investasi baru tapi tidak ada kelayakan bisnis, tidak mungkin kami bisa respon. Tapi kalau ada investasi baru kemudian dihitung kelayakan bisnisnya jelas bisa-bisa aja. Kan namanya bisnis," imbuh dia.
Dikesempatan yang sama, AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, jalan tol yang ada misalnya tol dalam kota memang hanya dirancang untuk kendaraan roda 4 atau lebih. Sehingga, tidak bisa jika dipaksakan untuk sepeda motor masuk tol.
Maka dari itu, kata Heru, wacana sepeda motor masuk tol bisa direalisasikan di jalan tol yang akan dan sedang dibangun.
"Yang jelas PPJT kami untuk tol dalam kota adalah yang memang sejak awal desainnya jalan tol dalam kota itu adalah kendaraan roda empat atau lebih, sehingga memang tidak ada desain untuk roda dua. Lebih ke yang mau dibangun karena sejak awal untuk itu, dan investasinya mencakup itu," ujar dia.
Baca Juga: Ribuan Relawan Prabowo - Sandiaga Putihkan Lapangan Banteng
Berita Terkait
-
Motor Masuk Jalan Tol, Polisi: Boleh, Asal Ada Jalur Khusus
-
Buat Pengusaha Kedodoran, Jasa Marga Kaji Lagi Harga Tarif Tol Trans Jawa
-
Motor Masuk Tol: Kontra Produktif Terhadap Aspek Safety
-
Dirut CMNP Buka Suara Terkait Wacana Motor Masuk Tol
-
Motor Masuk Tol, Pengamat : Terhempas Angin Kencang Pasti Oleng
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas