Suara.com - Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengaku tidak setuju jika nantinya kendaraan roda dua atau motor diizinkan melintas di jalan tol tanpa pemisah.
Ia pun mengaku akan menjadi orang yang pertama menentang kebijakan tersebut.
“Ini bisa meningkatkan angka kecelakaan, berarti tidak sejalan dengan misi pemerintah untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia,” kata Djoko saat dihubungi Suara.com.
Djoko pun mengakui, terkait wacana motor melintas di jalan tol memang tidak melanggar regulasi. Namun demikian, dari sisi keselamatan, keamanan dan sisi ekonomi sangat tidak memungkinkan.
“Tol yang ada saat ini kan hanya memang diperuntukan bagi kendaraan roda empat atau lebih dan dengan kecepatan tertentu. Coba pas motor lewat, kena hempasan angin kendaraan yang sedang melaju kencang, pasti oleng. Kalau bangun sejak awal dengan jalur motor, ya nggak mahal. Kalau bangun lagi khusus untuk itu pasti mahal,” katanya.
Oleh sebab itu, Djoko berharap pemerintah tidak mengizinkan kendaraan roda dua untuk masuk dan melintas di jalan tol.
Terkecuali pemerintah membangun jalan tol yang baru untuk menunjang para pengendara roda dua superti yang terdapat di tol Suramadu dan Tol Bali.
“Tapi memang membutuhkan biaya yang lebih besar juga, belum tentu ada investor yang mau juga,” ujarnya.
Baca Juga: Bamsoet Usul Motor Masuk Tol, Pengamat Sebut Itu Suara Komunitas Moge
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?