Suara.com - Seorang remaja bernama Dian Hermawan (16) ditemukan tewas mengenaskan di kolong ranjang di rumah kerabatnya bernama Ruby Lesmana di Jalan Pandai Gang Asri, Nomor 4, RT 5, RW 1 Kelurahan Regol Wetan, kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Saat pertama kali ditemukan pada Minggu (3/2/2019) pukul 23.00 WIB, mulut korban mengeluarkan darah dan terdapat luka benda tumpul di bagian kepala. Selain itu, leher korban juga mengalami patah.
"Saudara korban Dian Hermawan ditemukan dalam posisi terlentang di bawah tempat tidur dengan kepala menghadap ke sebelah kiri dan melihat ada darah di bagian kepala sebelah kiri," kata Kapolsek Sumedang, AKBP Hartoyo, Selasa (5/2/2019) .
Awalnya, dua kerabat korban, yakni Ibnu Sumpena (22) dan Ruhana Ismail (22) menanyakan keberadaan korban yang tak kunjung pulang ke rumah. Korban diketahui terakhir terlihat sedang bersama Ruby.
Kedua kerabat korban pun berinisiatif datang ke rumah Ruby untuk mencari keberadaan korban. Tanpa basa-basi, keduanya langsung masuk ke dalam rumah Ruby.
"Dari mulut serta hidung korban mengeluar darah, luka pada leher kemungkinan tulang leher patah dan ada bekas pukulan benda tumpul berupa lekukan benjolan pada jidat sebalah kiri," terang Hartono.
Melihat kondisi korban yang telah tewas tersebut, kedua saksi langsung terkejut. Dengan segera mereka melaporkan kejadian ini ke ketua RT setempat. "Kedua saksi melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RW Ide Pritana kemudian melaporkan ke pihak Polsek Sumedang Selatan," kata dia.
Terkait penemuan jasad remaja tewas itu, aparat polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab korban tewas. Beberapa saksi sudah diperiksa dan barang bukti sudah disita polisi untuk pendalaman kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Promosikan Produk Kesehatan, Selebriti Ini Dianggap Ganggu Kesehatan Remaja
-
Tertidur Usai Maling di Rumah Tetangga, Adita Sempat Diantar Pulang
-
Berikut 5 Tanda Pubertas pada Perempuan, Apa Saja Ya?
-
Disantroni Saat Tidur di Bengkel, Dendi Dibacok Perampok Hingga Luka Parah
-
Remaja 14 Tahun yang Rawat Dua Adiknya Seorang Diri Jalani Cek Kesehatan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT