Suara.com - Sesosok mayat pria ditemukan terombang-ambing di kawasan Bantaran Sungai Ciliwung, Jagakarsa Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019) pagi. Jasad tanpa identitas tersebut ditemukan warga sekitar pukul 06.00 WIB.
"Korban Mr X identitasnya tidak ada saat ditemukan," ucap Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Suharyono saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/2/2019).
Suharyono mengatakan, jasad pria itu pertama kali ditemukan oleh dua warga yang tinggal tak jauh dari lokasi. Kedua saksi itu tak mengenali sosok jasad pria itu.
"Pada saat melintas dan menyusuri Bantaran Sungai Ciliwung, (saksi) melihat seseorang yang terlentang di bantaran sungai," jelasnya.
Saat dihampiri, kondisi jasad tersebut telah membengkak. Jasad pria itu mengenakan kaus lengan panjang warna hitam garis cokelat, celana jeans warna biru serta memakai sepatu kets dan kalung.
Selanjutnya jasad pria malang itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati untuk dilakukan pemeriksaan penyebab pria itu meninggal sambil menunggu keluarga menghubungi.
Polisi sendiri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, sejauh ini tidak ada dugaan korban tewas dibunuh.
"Tidak ada penampakan tanda-tanda penganiayaan," pungkas Suharyono.
Baca Juga: Mau Dimakamkan, Keranda Mayat Kakek Sayu Terpaksa Melawan Arus Sungai
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla