Suara.com - JR, seorang lelaki ditangkap setelah menyerahkan diri ke polisi sambil membopong mayat korban berinisial FR. Peristiwa pembunuhan itu terjadi lantaran korban kepergok telah meniduri istri tersangka berinisial HM di rumahnya pada Rabu (6/2/2019) dini hari tadi.
Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah AKP Robby Ansyari, menyampaikan, lantaran gelap mata karena istrinya berselingkuh, JR langsung menghabisi nyawa lelaki tersebut dengan senjata tajam.
"Peristiwa itu terjadi pada Rabu ini sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, saat pelaku pulang ke rumah melihat istrinya berduaan dengan korban dan kemudian pelaku langsung menghabisi nyawa korban dengan menggunakan senjata tajam," kata Robby seperti dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, korban sempat melarikan diri melalui pintu jendela, namun pelaku berhasil mengadangnya dan menusukkan senjata tajam ke tubuh korban sehingga tewas. Setelah puas menghabisi nyawa selingkuhan istrinya, JR menyerahkan diri sambil membawa mayat korban ke Polsek Koba.
"Pelaku langsung menggotong mayat korban dan membawanya ke kantor polisi untuk menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Polisi Libatkan Ahli Buat Cari Unsur Pidana di Kasus Rocky Gerung
-
Setahun Dagang Ganja, SA Rekrut Anak SMP Jadi Kurir
-
Tarif Rp2 Juta Semalam, Warga Pasar Minggu Jadi Mucikari PSK Online
-
Baru Keluar Penjara, Janda IM Kembali Dagang Sabu di Rumah
-
Dibekuk Kasus Narkoba, Pencipta Lagu Via Vallen Dikirim Polisi ke BNN
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara