Suara.com - Korban tewas terkait insiden meledaknya granat GLM di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, JawaBarat bertambah menjadi dua orang. Korban bernama Muhammad Doni (14) meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Leuwiliang pada Kamis (14/2 2019) malam.
"Iya betul, meninggal dunia kemarin malam sekitar pukul 21.00 WIB," kata Komandan Kodim (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Harry Eko Sutrisno, saat dihubungi Suara.com, Jumat (15/2/2019).
Namun, Harry belum mau memberikan keterangan lebih jauh terkait luka yang menyebabkan meninggalnya korban. Ia pun menyerahkannya ke Komando Resor Militer (Korem) 061/Suryakencana.
"Langsung ke Korem ya, saya sudah lapor ke sana. Yang berhak menjawab sekarang Korem," tutup Harry.
Sebelumnya, korban pertama yang tewas akibat ledakan itu adalah Muhammad Mubarok (10). Awalya, granat aktif itu ditemukan korban saat bermain bersama Doni dan Khoril Islam (10) di Lapangan Tembak. Granat itu meledak saat dimainkan mereka dengan cara dipukul. Akibat ledakan itu Mubarok tewas dan dua temannnya lupa parah.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan