Suara.com - Sebuah pabrik produksi barang plastik PT Blue Shark di kawasan Industri Maspion (KIM) Manyar, Gresik, Jawa Timur dilalap si jago merah, Senin (18/02/2019). Diduga penyebab terbakarnya pabrik yang memproduksi alat-alat rumah tangga dari plastik itu akibat korsleting listrik.
Asap tebal yang membumbung tinggi akibat kebakaran itu pun sampai terlihat jelas dari kawasan KIM Manyar, Gresik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun ada dua gudang di pabrik PT Blue Shark yang terbakar hebat. Akibat kejadian itu, puluhan unit pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk memadamkam pabrik tersebut.
Kepala Keamanan KIM Manyar, Gresik Sumarsono membenarkan soal kebakaran yang melanda PT Blue Shark. Hingga saat ini, dirinya masih terus berkordinasi dengan pihak pabrik setempat maupun aparat kepolisian. “Memang benar ada pabrik yang terbakar yang memproduksi alat-alat rumah tangga dari plastik. PT Blue Shark namanya,” ujarnya kepada Beritajatim.com.
Namun, Sumarsono masih enggan menyebutkan penyebab dan apakah ada korban jiwa terkait terkait insiden kebakaran tersebut. "Untuk sementara kami fokus memadamkan api dulu supaya menjalar ke tempat lain,” ungkapnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Manyar Aiptu Abdul Aziz menyatakan saat dirinya bersama anggota sudah meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) guna menginventarisir barang-barang pabrik yang terbakar. “Kami masih berada di TKP, ada dugaan konsleting listrik yang menjadi penyebab kebakaran di gudang PT Blue Shark,” pungkasnya.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia