Suara.com - Polisi telah meringkus seorang pemuda berinisial IS (21) terkait kasus pembunuhan terhadap pasangan suami-istri (pasutri) yang merupakan pemilik warung nasi pecel lele. Terungkapnya kasus ini, M. Nasir dan istrinya, Rosalinda ternyata dibunuh karyawan sendiri.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, tersangka IS ditangkap anggotanya tidak lama setelah kejadian. IS sempat lari ke belakang Hermes Hotel yang berjarak lebih kurang 2 kilometer dari lokasi kejadian.
Usai penangkapan, tersangka bersama barang bukti parang dan rencong langsung diboyong ke Mapolresta untuk pemeriksaan lanjutan dan ditahan.
"Atas perbuatannya, tersangka IS dapat dikenakan Pasal 340 jo 338 KUHP tentang pembunuhan berencana," kata Trisno seperti dikutip Portalsatu.com--jaringan Suara.com, Selasa, 26 Februari 2019, siang.
Kronologi kejadiannya, kata Kapolresta, tersangka dengan korban tinggal dalam satu tempat yakni di warung pecal lele milik korban.
Diketahui, persitiwa tragis itu terjadi saat Nasir dan istrinya itu sedang berada di warungnya di Jalan T. Iskandar, Gampong Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, dini hari tadi. Awalnya menantu korban bernama Dani mendengar suara ribut- ribut dari dalam kamar ayah mertuanya. Dani kemudian masuk ke dalam kamar dan sempat melihat pelaku sudah memegang sebilah parang. Saat itu, kondisi Roslinda sudah tergeletak di lantai kamar dan M. Nasir dalam keadaan telungkup di lantai.
Setelah melihat kejadian itu, Dani memberitahukan kepada tetangga sekitar yang kemudian membawa kedua korban ke RSUZA menggunakan becak motor. Namun kedua korban sudah lebih dahulu meninggal sebelum sampai di rumah sakit.
Sumber: Portalsatu.com
Baca Juga: Teriak Takbir Lalu Rusak Musala, Ari Dibekuk Polisi
Berita Terkait
-
Teriak Takbir Lalu Rusak Musala, Ari Dibekuk Polisi
-
Kepergok Mesum di Masjid, Pasangan Remaja Digiring Warga ke Kantor Polisi
-
Ma'ruf Amin: Dalang Kampanye Hitam Emak-emak di Karawang Harus Dicari!
-
Buat Gerah Warga, Popay Sang Bandar Ganja Akhirnya Dibekuk Polisi
-
Dibekuk Saat Transaksi di RS Husada, Polisi Ungkap 9 Jenis Narkoba Baru
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026