Suara.com - Ketua pengurus Musala Roudhatul Falah, M Toha Setiawan menceritakan detik-detik terkait aksi perusakan yang dilakukan Ari Agus Trian terhadap musala pada Senin (25/2/2019) dini hari. Menurutnya, Ari nekat nekat memecahkan bagian kaca pintu dengan tangan kosong agar bisa masuk ke dalam musala.
"Dia (Ari) sempat muter-muter di depan, lama-lama kaca ditonjok, dia lompat lewat kaca yang pecah. Jadi berdarah tangannya karena kena pecahan beling," kata Toha di lokasi, Selasa (26/9/2019).
Sebelum masuk ke dalam Musala, dikatakan Toha, Ari sempat melepas pakaiannya dan hanya mengenakan sarung. Setelah berhasil masuk Ari lantas menuju ke area mimbar imam hingga menyalakan alat pengeras suara untuk menggemakan kalimat takbir.
"Ke mimbar nyalain micropohne dia (Ari) takbir. Di situ orang sudah mulai ramai berdatangan untuk melihat karena kaget dengar suara takbiran sebelum waktu subuh," kata dia.
Terkejut melihat ramai warga, Ari yang bertingkah aneh seperti orang kerasukan itu lalu menuju ke arah pintu keluar musala untuk berusaha kabur. Masih dalam keadaan pintu terkunci, Ari lantas kembali melompat keluar melalui kaca yang terdapat pada pintu geser musala. Lantaran aksi perusakan itu, akhirnya Ari pun dibekuk warga sekitar dan lalu diserahkan ke kantor polisi.
Meski tertangkap melakukan aksi perusakan terhadap musala, polisi tak memproses hukum terkait perbuatan yang telah dilakukan Ari. Alasannya, aksi perusakan itu dilakukan secara tidak sadar alias kerasukan.
Sebelumnya, Kapolsek Jatinegara Kompol Rudy Haryanto menyampaikan, setelah menjalani pemeriksaan, Ari telah diserahkan polisi ke Departemen Sosial untuk mendapatkan penanganan psikologi.
"Saya serahkan ke Depsos karena tidak mungkin diproses dan dia tidak sadar juga. Kita serahkan ke Depsos," kata Rudy saat dikonfirmasi wartawan.
Dia juga mengatakan, Ari juga akan dikembalikan kepada keluarganya jika penaganan kejiwaan itu sudah selesai dilakukan. "Kalau kejiwaannya cukup ya di kembalikan ke keluarganya," kata dia. (Novian Ardiansyah)
Baca Juga: Cerita Jonan Saat Jadi Dirut KAI, Pendapatan Pegawai Naik 10 Kali
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu