Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai wisata halal merupakan wacana yang tepat untuk menaikkan pasar wisata di Bali. Fahri menuding, orang-orang yang tidak menyetujui wacana itu menunjukkan dirinya sebagai islamophobia sejati.
Melalui akun Twitter miliknya @fahrihamzah, Fahri menyebut mereka yang menolak wacana ini adalah mereka yang tak paham Islam, tak paham NKRI dan sakit hati dengan Ketuhanan Yang Maha Esa.
"Dan yang trauma dengan kata ‘halal’ di negara ini adalah pengidap #Islamophobia sejati. Mereka tidak paham Islam, tidak paham NKRI, mereka sejatinya adalah kelompok sakit hati dengan Ketuhanan yang Maha Esa. Mereka ini punya masalah dengan NKRI. Halal itu bersih dan sehat," kata Fahri dalam cuitan di Twitter seperti dikutip Suara.com, Rabu (27/2/2019).
Wacana mengenai wisata halal di Bali diusulkan oleh cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Fahri menilai wacana yang disampaikan oleh Sandiaga menandakan bahwa Sandiaga tak punya trauma agama. Ia justru ingin membantu membangkitkan perekonomian Bali lewat wisata halal.
Konsep halal sendiri diartikan oleh Fahri sebagai bersih dan sehat. Konsep halal pun sudah digemari negara-negara Eropa yang notabene bukanlah penganut Islam terbesar, seperti Indonesia.
"Itu bukti bahwa Pak @sandiuno tidak punya trauma agama. Halal itu sekarang telah menjadi gaya hidup yang tinggi. Di Eropa halal pada semua hal semakin digemari sebab itu ijazah bagi kualitas tertinggi," ungkap Fahri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto