Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku tidak ingin memfasilitasi bila ada keluarganya yang ingin melakukan deklarasi dukungan baik ke paslon nomor urut 01 ataupun nomor urut 02.
Ia menilai, isu soal ada anggota keluarga besar Uno yang mendukung Jokowi merupakan narasi memecah belah.
"Kalau ada keluarga deklarasi, saya tidak ingin memfasilitasi karena ini memecah belah. Narasi itu narasi pemecah belah, narasi kita adalah persatuan," kata Sandi di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).
Meski begitu, Sandiaga membebaskan keluarganya untuk memilih siapa saja pasangan capres dan cawapres yang dirasa sesuai.
Sandiaga mengatakan, sejauh ini keluarganya solid mendukung ia maju sebagai wakil Prabowo Subianto dalam bursa Pilpres 2019. Hal itu dinyatakan Sandiaga sebagai bantahan soal adanya kabar keluarga Uno yang mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin.
"Apa yang terjadi saya sangat ikhlas. Alhamdulillah semakin solid dukungan dari keluarga besar saya untuk maju dan masyarakat semua inilah esensi dari keikhlasan bahwa kita tidak boleh pecah belah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga Janji Akan Hapus Pajak Buku: Pajak Buku Membuat Harga Buku Mahal
-
Demokrat Kembali Diragukan Dukung Prabowo, Sandiaga Langsung WhatsApp AHY
-
AHY Tak Sebut Dukung Prabowo, Maruf Amin: Demokrat Dukung Jokowi dan Saya
-
Ngaku Keluarga dan Dukung Jokowi, Sandiaga: Saya Tak Kenal Rudi Uno
-
Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga, API Janjikan 25,7 Juta Suara
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi