Suara.com - Aliansi Pencerah Indonesia (API) dan Silaturahmi Warga Muhammadiyah mendeklarasikan diri mendukung pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Dalam deklarasi itu, API menjanjikan bisa menyumbang 25,7 juta suara untuk paslon nomor urut 02 itu.
Dukungan tersebut dideklarasikan langsung di hadapan Prabowo Subianto di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019). Sedikitnya ada seribu orang eksponen aktivis dan tokoh Muhammadiyah-Aisyiah se-Indonesia yang tergabung dalam API.
Dewan Pengarah API, Suyatno mengatakan, animo Muhammdiyah-Aisyiyah dalam mendukung Prabowo - Sandiaga sangat tinggi. Dari perkiraannya, ada sekitar 90 persen warga Muhammdiyah-Aisyiyah yang mendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 itu.
"Oleh karenanya API bertekad untuk berjuang dan menargetkan untuk menyumbang minimal 25,7 suara untuk pasangan Prabowo - Sandi," kata Suyatno.
"Insyaallah saya tanya sama emak-emak dan bapak-bapak, insyaallah itu bisa disumbangkan oleh warga aliansi untuk kemengan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno," sambungnya.
Dalam deklarasinya, API juga menjanjikan akan mengajak masyarakat lainnya untuk tidak golput dan memilih paslon nomor 02. API juga akan terjun langsung ke seluruh tempat pemungutan suara (TPS) untuk mengawal suara Prabowo - Sandiaga.
"API siap menugaskan garda militan TPS di seluruh Indonesia untuk mengawal, mengamankan, dan memenangkan Prabowo - Sandi. Sehingga pemilu bisa berjalan secara jujur, adil, dan demokratis," ujar Koordinator Presidium APi Muhammad Izzul Muslimin.
Tag
Berita Terkait
-
Klaim Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo, PDIP: Kader Jangan Terlena
-
Sandiaga Ditolak Ponpes Buntet, TKN: Yang Menabur Angin akan Menuai Badai
-
Satu Lawan Satu saat Debat, Ma'ruf Amin Minta Sandiaga Uno Tak Sungkan
-
Sandiaga Uno Ternyata Pernah Kena PHK dan Jadi Pengangguran
-
Fadli Zon Akui Mendengar Jokowi Bicara Uang WNI Rp 11 Ribu T
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung