Suara.com - Selama melaksanakan ritual ibadah Hari Raya Nyepi, layanan data seluler dari seluruh provider yang dinikmati masyarakat umum di Pulau Bali akan dihentikan.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang menindaklanjuti Surat Gubernur Bali agar Pulau Dewata tersebut Bebas Internet pada Hari Nyepi.
"Surat ini juga untuk merespon Seruan Bersama Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2019 tanggal 7 Pebruari 2019," kata Plt. Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Gede Darmawa, baru-baru ini.
Layanan seluler akan diputus selama 24 jam terhitung mulai Kamis 7 Maret 2019 pukul 06.00 WITA hingga Jumat 8 Maret 2019 pukul 06.00 WITA. Meski diputus sementara, layanan internet pada objek vital dan sifatnya kepentingan umum tetap akan berfungsi.
Beberapa objek vital yang layanan internet tetap berjalan di antaranya adalah layanan rumah sakit, kantor kepolisian, instansi militer, BPBD, BMKG, BASARNAS, Bandara, dan sebagainya.
Menindaklanjuti keputusan ini, tiap operator/provider diharapkan melakukan sosialisasi kepada pelanggan dan masyarakat yang berada pada lokasi yang terdampak penghentian sementara layanan internet.
Berita Terkait
-
Hari Raya Nyepi, Tak Ada Akses Internet Smartfren di Bali
-
Saat Nyepi, Operasional Bandara di Bali Dihentikan Sementara
-
Sambut Hari Raya Nyepi, Kominfo Ajak Operator di Bali Matikan Internet
-
Ini Toleransi Umat Hindu dan Muslim di Bali Jelang Hari Raya Nyepi
-
Gunung Bromo Ditutup Total Pekan Depan saat Hari Raya Nyepi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra