Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tegur kedua anaknya, yakni Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep di Twitter. Teguran itu diberikan lantaran keduanya tak akur dan saling sindir di media sosial.
Teguran Jokowi itu berawal dari unggahan Kaesang di akun Twitter miliknya. Kaesang membuat gambar parodi untuk menjauhi narkoba dan Markobar. Selain itu, ia mengarahkan para warganet untuk membeli Sang Pisang.
Untuk informasi, Markobar merupakan usaha martabak yang dirintis oleh Gibran. Sementara, Sang Pisang merupakan usaha pisang nugget yang dirintis oleh Kaesang.
“#SayNoToNarkoba #SayNoToMarkobar #SayYesToSangPisang,” kata Kaesang seperti dikutip Suara.com, Rabu (6/3/2019).
Dalam foto yang diunggah Kaesang, tampak ia sedang mempromosikan produk Sang Pisang yang sedang dirintisnya. Namun, ia menyindir produk yang dijual oleh sang kakak.
Melalui akun Twitter resmi @jokowi, Jokowi meminta agar Gibran dan Kaesang bisa rukun dan tak berantem meski jauh dari orang tua. Pasalnya, kini kedua anak Jokowi itu sudah jauh dari orang tua dan mandiri dengan usaha yang dirintis masing-masing.
“Aduh… @kesangp dan @Chili_Pari kalian nih jauh dari orang tua, sudah punya usaha sendiri, masih suka berantem. Yang rukun dong,” tegur Jokowi.
Mengetahui telah ditegur oleh sang ayah, Kaesang pun segera membalas tweet dari Jokowi dan meminta ampun. Namun, Kaesang tetap berkelakar akan mengulangi perbuatannya lagi.
“Ampun pak ampun. Saya akan mengulanginya lagi,” balas Kaesang.
Baca Juga: Pesan Ahmad Dhani untuk El di London: Hati-hati di Sana, Ini Tahun Politik
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara