Suara.com - Rasa sayang seorang ibu kepada anaknya yang bekerja di McDonalds mendadak membuat hati warganet meleleh berjamaah.
Momen itu diabadikan oleh pengguna jejaring sosial Facebook, Rubie Lyn Mendoza, dalam unggahannya pada Selasa (5/3/2019).
Rubie Lyn Mendoza asal Filipina mengunggah momen yang melibatkan ibunya, Emelia dan adiknya, Jann, seorang siswi yang bekerja paruh waktu di sebuah restoran cepat saji McDonald's.
Dalam unggahannya, Rubie Lyn mengatakan bahwa keluarganya pergi ke restoran tempat sang adik bekerja itu, hanya sekadar untuk menyapa.
Ketika mereka datang, Jann, mengatakan kepada keluarga bahwa hanya dia sendirian yang bertugas saat itu. Dan, ketika itu konsumen membludak.
Setelah memesan makan, Rubie Lyn syok melihat bahwa ibunya membantu Jann membersihkan meja-meja yang kotor.
"Saya memiliki adik yang bersekolah dan bekerja paruh waktu. Lalu, kami pun memutuskan untuk makan di McDonald's di Navotas sehingga kami bisa mengunjunginya (adik)," tulis Rubie Lyn.
"Kemudian, saat kami tiba, dia (Jann) mengatakan bahwa hanya dia karyawan yang bertugas saat itu, padahal ada banyak konsumen. Setelah memesan makanan, saya kaget lihat ibu membersihkan meja-meja yang kotor," tulis Rubie Lyn.
Rubie Lyn pun mengunggah foto adiknya bekerja sementara sang ibu membersihkan sisa makanan pengunjung di atas meja.
Unggahan tersebut memantik ribuan share dan reaksi. Banyak dari mereka yang merasa hatinya tersentuh melihat pemandangan itu.
"Ibu memang sungguh spesial. Itulah kenapa kita sangat menyayangi ibu kita," tulis salah seorang warganet yang berkomentar.
Sementara, ada warganet lain yang mengkritik pihak McDonald's tersebut karena hanya ada satu karyawan ketika banyak konsumen.
"Di mana karyawan lain? McDonald's macam apa yang hanya menaruh seorang karyawan ketika jumlah konsumen membludak," ujar salah seorang warganet.
Ada pula beberapa warganet yang menyoroti pentingnya membersihkan meja dan sisa makanan setelah menyantap makan di restoran.
"Itulah kenapa setiap kita makan, kita harus membersihkan meja sendiri dan membuang sisa makanan untuk membantu pembersih. Sebab, disiplin datang dari diri sendiri," tulis warganet lain.
Setelah cerita itu viral, Rubie Lyn kembali menuliskan status di Facebook untuk berterima kasih kepada apresiasi para warganet.
Rubie Lyn juga mengatakan betapa baiknya ibu mereka, "pasti papa saya bangga di surga sana."
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta
-
AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar
-
Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran
-
Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami