Suara.com - Proses evakuasi terhadap KRL anjlok dinyatakan selesai dilakukan. Hal ini diungkap PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) melalui akun Twitter resminya @CommuterLine.
"#InfoLintas #InfoAwal Proses Evakuasi KA 1722 (Jatinegara-Bogor) telah selesai dilakukan, untuk perjalanan KRL dari dan tujuan Bogor mulai pkl 05:00 WIB dapat dilayani menggunakan satu jalur bergantian," cuitnya.
Meskipun begitu, peoses evakuasi belum sepenuhnya selesai secara maksimal. Pasalnya, satu jalur di lokasi kejadian masih dilakukan proses perbaikan.
"Untuk sementara guna memaksimalkan layanan, sebagian perjalanan KRL pemberangkatan dari Stasiun Bogor diberangkatkan dari Stasiun Bojong Gede, Citayam dan Depok karena satu jalur di lokasi masih proses perbaikan," tulisnya lagi.
Untuk itu, para pengguna Commuter Line dengan tujuan Depok-Bogor, perjalanan hanya sampai stasiun Bojong Gede.
Seperti diketahui, pada Minggu (10/3/2019) pukul 20.10 WIB, proses evakuasi terhadap sisa gerbong KRL yang anjlok dengan crane masih berlangsung. Setelah sekitar dua jam sejak kedatangan crane, baru satu gerbong kereta yang anjlok yang berhasil diangkat.
Petugas pun dengan bantuan crane masih berupaya mengangkat gerbong yang berada di tengah.
Kondisi gerbong kedua itu anjlok dan terbalik dengan sisi bagian kiri berada di bawah.
Baca Juga: Proses Evakuasi Gerbong KRL Anjlok dengan Crane Masih Berlangsung
Hingga pukul 20.30 WIB gerbong berhasik diangkat namun belum berada di jalur perlintasan.
Dari pantauan Suara.com, tampak petugas tengah mengganjal bebatuan di samping sisi rel.
Berita Terkait
-
Jika Target Evakuasi Meleset, KCI Siapkan Bus Gratis Bogor - Cilebut
-
KRL Rute Jakarta-Bogor Hanya Tersedia sampai Stasiun Bojong Gede
-
Proses Evakuasi Gerbong KRL Anjlok dengan Crane Masih Berlangsung
-
Penumpang KRL Disediakan Tumpangan Gratis Dari Stasiun Depok Lama
-
KCI: Biaya Pengobatan Korban KRL Anjlok Ditanggung Asuransi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Memanas! Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Incar Kapal Induk USS Abraham Lincoln
-
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 4 Februari 2026: BMKG Prediksi Hujan Siang Hari
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana