Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mempromosikan Rumah Siap Kerja unuk anak muda pencari kerja. Ini diluncurkan Sandiaga menyusul tawaran Kartu Pra Kerja Calon Presiden Jokowi untuk para pengangguran.
Dalam akun Instagramnya, @Sandiuno, Sandiaga bercerita jika di Rumah Siap Kerja, anak-anak muda di kota hingga desa akan disiapkan suatu wadah yang akan menyalurkan pekerjaan sesuai minat dan bakat bagi setiap pencari lapangan pekerjaan. Selain itu ,enyerap tenaga kerja yang dibutuhkan.
"Melalui (PTSP) Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Rumah Siap Kerja, kami ingin memudahkan kaum milenial untuk mendapatkan kemudahan dalam proses mencari kerja. Bahkan kami juga akan mencarikan beasiswa bagi anak-anak muda yang ingin melanjutkan sekolahnya," tulis Sandiaga.
Sandiaga mengatakan bersama Prabowo, dia ingin ingin generasi penerus bangsa menjadi lokomotif dalam membangkitkan geliat perekonomian. Khususnya bagi anak-anak muda demi memperbaiki taraf hidup masyarakat.
"Dengan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya," lanjut Sandiaga.
Sebelumnya Jokowi mengenalkan Kartu Pra Kerja. Dalam paparan Jokowi di berbagai media, kartu Pra Kerja itu sama fungsinya seperti kartu sakti lainnya yang pernah dia luncurkan. Kartu Pra kerja sebagai tanda pemilik kartu itu akan diberikan pelatihan untuk pengangguran yang belum mendapatkan kerja. Hingga dia bekerja.
Berita Terkait
-
Jokowi Sedih dan Prihatin Ketum PPP Romahurmuziy Jadi Tersangka Suap
-
Sandiaga Jelaskan Rencana Prabowo Ingin Siswa Libur di Bulan Ramadan
-
Blusukan di Pasar Petisah, Presiden Jokowi Belanja Teri Medan
-
Soal Penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy, Jokowi: Jangan Tanya Itu
-
Jokowi Tunggu Keterangan Resmi KPK Terkait Penangkapan Ketum PPP
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT