Suara.com - Satu speedboat yang berpenumpang 20 orang menghantam pohon di perairan Sungai Musi di perbatasan Kabupaten Banyuasin - Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Senin (18/03/2019).
Dalam peristiwa nahas tersebut, dilaporkan empat orang tewas sedangkan tiga penumpang lainnya masih hilang. Selain itu, 13 penumpang lainnya selamat dan berhasil keluar dari perairan.
Menurut laporan yang diterima, speedboat bernama lambung "Awet Muda" tersebut berangkat dari Karang Agung menuju ke Palembang.
Namun di perbatasan Banyuasin dengan Palembang, speedboat tersebut menabrak kayu dan tenggelam di perairan Upang Jaya, tepat di depan parit macan perairan Sungai Musi.
Direktur Kepolisian Air Polda Sumsel Kombes Pol Imam Thobroni menjelaskan pihaknya masih melakukan evakuasi di lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban.
"Untuk penyebab awal masih dalam pencarian kita. Untuk sementara kita masih melakukan pendataan terlebih dahulu mengenai nama-nama korbannya," katanya di Palembang.
Selain itu, Thobroni mengemukakan pengemudi speedboat tewas dan kondisi kapal rusak berat karena hantaman keras.
Sementara itu, Humas Kantor SAR Palembang, Taufan mengemukakan saat ini pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
"Setelah mendapatkan laporan, kita langsung meluncur ke lokasi. Untuk pengembangan terbaru, akan kita sampaikan secepatnya," katanya.
Baca Juga: Sadis! Murid SMA Cekik, Tendang dan Pukul Kepala Sekolah Sampai Babak Belur
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Komunitas Innova Tunjukkan Aksi Peduli Sungai Musi dan Konvoi Aman
-
Hujan Deras, Ular Piton Berkeliaran di Permukiman Warga
-
Satu Jembatan Lagi, Lampung - Sumsel Bakal Disatukan Tol Trans Sumatera
-
Sambut Jokowi, Warga Palembang Bentangkan Kain Jumputan Sepanjang 1,1 Km
-
Jokowi Blusukan di Palembang, Jembatan Ampera Ditutup 5 Jam
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu